Tujuan dari pemasangan Dua buah polisi tidur oleh Dinas Perhubungan Kota Depok tidak lain adalah untuk memperlambat laju kendaraan demi memudahkan pejalan kaki menyebrang jalan, permasalahannya apakah tindakan ini efektif?
Dari segi tujuan memang baik dan patut diacungkan ibu jari, namun masih banyak kendala-kendala tidaklah baik yang ditimbulkan dari pemasangan polisi tidur ini, seperti tekstur yang licin dan keras serta membahayakan bila dimalam hari dengan laju kendaraan bermotor rata-rata 60-80 Km/Jam tanpa ada rambu-rambu peringatan khusus yang diletakan puluhan meter sebelum polisi tidur.
Terkait dengan itu, sebaiknya Dinas Perhubungan Kota Depok dan siapapun harus berbenah diri dalam penanganan masalah ini, seperti memasang rambu peringatan khusus yang dapat terlihat jelas sebelum polisi tidur, bila akan menerapkan hal ini dilokasi lain pertimbangkan memilih bahan polisi tidur yang lebih lunak (bisa terbuat dari karet / rubber).
Terlepas dari semua itu tentunya banyak warga Depok berharap pembangunan polisi tidur yang mahal dialihkan dengan pembangunan JPO ( Jembatan Penyebrangan Orang ) yang lebih efektif, lebih aman, yang tidak menimbulkan kemacetan pada jam-jam sibuk, serta tidak menyalahi KepMenHub No.3 thn 1994 pasal 4 ayat 1 prihal penempatan polisi tidur.
gambar : suma.ui.ac.id
1 komentar:
komentartengok aja dulu hasilnya gan
Replyvisit me for BW http://pengetahuanpintars.blogspot.com/