Jebolnya tembok kemungkinan besar dilakukan untuk menerobos akses jalan ke daerah seberang, mengingat bila memutar ke arah Stasiun Depok Baru maupun jalan penyebrangan berpalang pintu akan menempuh waktu yang tidak singkat.
Diketahui lebih dari tiga titik jebolnya tembok, dikhawatirkan jika tidak segera ditangani bisa menimbulkan jalan-jalan penyebrangan ilegal yang memotong jalan raya sekaligus rel kereta. Tidak hanya itu, kemungkinan pula dijadikan lahan parkir kendaraan bermotor seperti yang terlihat di satu sisi ujung tembok yang berbatasan dengan palang pintu kereta.
Pemkot dan pihak terkait lainnya seperti RT, RW, warga dan kontraktor dituntut harus bisa mengatasi permasalahan ini agar tidak meluas sehingga tidak membuat kesemrawutan dilokasi tersebut.
Foto: Google